PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
MedisBiopsikologi

anaplasia

anaplasia

Ringkasan Singkat

Perubahan seluler yang ditandai dengan hilangnya spesialisasi fungsi dan struktur, yang merupakan ciri khas dari sel kanker ganas.

Anaplasia merujuk pada kondisi di mana sel-sel tubuh mengalami proses dediferensiasi, yaitu kehilangan fitur-fitur struktural dan fungsional yang matang dan terspesialisasi. Sel-sel anaplastik seringkali menunjukkan morfologi yang abnormal, seperti ukuran nukleus yang tidak proporsional, bentuk sel yang tidak beraturan (pleomorfisme), dan tingkat pembelahan sel (mitosis) yang sangat cepat dan tidak terkendali. Kehadiran anaplasia dalam jaringan merupakan indikator kuat adanya keganasan atau kanker.

Tingkat anaplasia digunakan oleh ahli patologi untuk menentukan derajat keparahan tumor; semakin tinggi tingkat anaplasianya, semakin agresif kanker tersebut cenderung tumbuh dan menyebar. Jaringan tubuh yang normal atau tumor jinak biasanya tidak menunjukkan sifat anaplastik. Pemahaman tentang anaplasia sangat penting dalam onkologi untuk menentukan strategi pengobatan dan memprediksi peluang kesembuhan pasien berdasarkan karakteristik biologis sel kankernya.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Robbins Basic Pathology. (2017).
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback